Minggu, Agustus 31News That Matters

Sharing Time Mafindo Lampung: Tantangan Literasi Digital dan Peran Generasi Muda dalam Melawan Hoaks

METRO,LAMPUNG, Indo-Opsi.Com Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Lampung kembali menggelar kegiatan edukatif dalam bentuk “Sharing Time” bersama Radio Shawtuna UIN Metro, pada Kamis(10/07/2025)

Dengan menghadirkan dua narasumber inspiratif: Chandra Prasetya (Volunteer Mafindo Lampung) dan Wahyu Saputra (Mahasiswa KPI sekaligus Fasilitator Mafindo Lampung). Acara ini dipandu oleh Dinda Ayu Pratama, salah satu presenter muda Radio Shawtuna Fm.

Diskusi yang berlangsung santai namun penuh makna ini mengangkat tema penting seputar literasi digital dan peran aktif generasi muda dalam melawan hoaks yang marak di era digital.

Dalam sesi dialog, Chandra Prasetya menyampaikan pandangannya terkait urgensi literasi digital di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, informasi yang berseliweran di media sosial tak semuanya benar, dan masyarakat perlu dibekali kemampuan untuk memverifikasi setiap informasi yang diterima.

“Literasi digital bukan hanya tentang bisa menggunakan teknologi, tapi lebih jauh lagi, ini soal kemampuan berpikir kritis dan memilah informasi. Tantangan Mafindo Lampung saat ini adalah menjangkau masyarakat akar rumput yang belum memiliki akses informasi memadai dan belum terbiasa melakukan verifikasi informasi secara mandiri,” ungkap Chandra.

Sementara itu, Wahyu Saputra menjelaskan berbagai program Mafindo Lampung yang saat ini tengah berjalan, di antaranya Cek Fakta, Kelas Anti Hoaks, dan kolaborasi komunitas untuk edukasi digital di sekolah-sekolah maupun kampus.

“Kami juga memiliki program literasi digital berbasis komunitas, di mana relawan turun langsung ke masyarakat, sekolah, dan kampus untuk memberikan pelatihan mengenai cara mengenali hoaks, memahami algoritma media sosial, dan menjaga etika berinternet,” terang Wahyu.

Acara “Sharing Time” ini juga menjadi ajang penguatan sinergi antara Mafindo Lampung dan kalangan akademik serta media kampus. Sebagai penutup acara, Mafindo Lampung menyerahkan merchandise eksklusif kepada Radio Shawtuna sebagai bentuk apresiasi dan simbol kerja sama dalam menyuarakan gerakan anti-hoaks di lingkungan UIN Metro.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemicu kesadaran literasi digital di kalangan mahasiswa dan civitas akademika, sekaligus memperkuat jaringan kolaboratif dalam menyebarkan semangat “Cerdas Bermedia, Bijak Berinformasi”.

(Redaksi)