YOPELA ANJELINA PENDERITA CACAT BIBIR SUMBING DAN GIZI BURUK SEJAK LAHIR. IBUNDA MEMBUTUHKAN BANTUAN

Tanggamus – Ibu khairani warga Karang agung kecamatan semaka kabupaten Tanggamus hingga kini masih berusaha mendapatkan bantuan dari pemerintah dan para dermawan. Bantuan tersebut ia perlukan untuk mengupayakan kesembuhan Yopela enjelina yang berumur 4 tahun 1 bulan anak perempuannya yang menderita cacat bibir sumbing dan gizi buruk sejak lahir

Ketika ditemui di kediamanya menuturkan, anaknya menderita cacat bibir sumbing dan gizi buruk dari lahir. Dirinya mangaku sangat mengharapkan bantuan dari Dinas Sosial,

“Kami keluarga kurang mampu, sangat berharap bantuan dari pemerintah kabupaten Tanggamus dan ulur tangan dari para dermawan, untuk kesembuhan anak saya ,” ujar khairani

Orang tua dari Yopela enjelina sejak waktu lahir pernah konsultasi dengan bidan setempat, masalah bibir sumbing yang di derita anaknya untuk oprasi bibir sumbing, namun bidan setempat mengatakan jika dia harus di operasi bibir sumbing minimal bobot timbangan harus 10 kg, dari lahir sampai umur 3 tahun 5 bulan bobot timbangan selalu di bawah 9 kg. Setelah berumur 4 tahun ini bobot berat badan menambah mencapai 10 kg.

Saat ini kondisi dari Yopela enjelina terbaring di tempat tidur kerena gizi buruk yang di deritanya. Yopela sudah mendapatkan bantuan dari pekon namun belum maksimal dan yopela juga pernah mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari kemensos.

“Pernah dapat bantuan Seperti BST dari kemensos waktu karang agung di jabat Pj. Muryani ” ungkapnya

Khairani mengatakan anaknya butuh pertolongan. Untuk melawan penyakit yang di deritanya selama ini, dirinya sangat berharap pemerintah terkait bisa membantu kesembuhan anaknya.

(Fandi)