Resah karena krisis air bersih, puluhan warga Kota Agung Pusat di dampingi Ormas GML (gema masyarakat lokal) mendatangi Kantor PDAM.

Tanggamus-Kecewa karena keluhan Pelanggan tidak direspon, warga Kota Agung bersama Ormas GML Tanggamus sambangi kantor PDAM Cabang Kota Agung di Jalan PU Kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus, (8/6/2021)

Pasal nya, sudah hampir sebulan lebih air di Sabah luppak, madang bawah dan madang satu tidak mengalir, sedangkan warga tetap membayar iuran bulanan nya.

Kedatangan warga bersama Ormas GML, disambut baik oleh Ahmad Jahidin, Kacab PDAM Kota Agung bersama Sentot Subagiono Kabag Umum, serta didampingi oleh Tata Kabag Teknik.

Ibu Salman Warga Madang Bawah menyampaikan, ini bukan pertama kali saya ke kantor PDAM Kacab Kota Agung, ” sudah sering kami mengadukan kesendatan air yang sudah beberapa bulan terakhir ini tidak mengalir dan belum juga ada solusi ” keluh nya.

” mau sampai kapan kami harus kesulitan untuk mencukupi kebutuhan air, untuk dikonsumsi, mencuci, mandi dan kakus ( MCK ) sambung ibu Salman.

Sementara itu, anggota Ormas GML yang mendampingi warga, memberi saran kepada petugas PDAM dikantor tersebut ada baik nya meteran air di aktifkan kembali.

Jadi masyarakat, membayar berdasar meteran dan membuat mereka/masyarakat disiplin mematikan kran air bila tidak diperlu kan, sehingga masyarakat pelanggan PDAM lain nya ter aliri air.

Kacab PDAM Kota Agung, Ahmad Jahidin menyampai kan permohonan maaf kepada pelanggan PDAM Kota Agung atas ketidak nyamanan nya, ia juga menjelaskan terkait keluhan pelanggan, bahwa saat ini debit air yang biasa kita gunakan sedang berkurang.

” Kami pun berusaha mencari sumber mata air baru untuk mencukupi debit air yang berkurang tersebut, dan ini sudah kami laporkan sekaligus diusul kan untuk menambah debit air kepada derektur PDAM” jawab Ahmad Jahidin.

Mengenai saran anggota Ormas GML Tanggamus, kami masih terkendala dengan keterbatasan dana tapi itu sudah kami wacana kan.

Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ormas GML Tanggamus, lanjut Ahmad Jahidin, yang telah mendampingi warga untuk menyampaikan aspirasi nya dan ini akan kami pelajari serta akan langsung kami tindak lanjuti, semoga kedepan tidak ada lagi pelanggan yang mengeluh kan kekurangan air, harap Kacab..

Di samping itu, Kabag teknik Tata, juga menyampaikan bahwa akan segera merespon keluhan ibu-ibu, dengan segera turun kelapangan agar air bisa dialir kan secara bergilir. Tutup nya.

(Fandi)