PC IPNU-IPPNU Diskusi Kepemudaan Bersama Kadispora Tangerang Selatan Tangerang Selatan – Pimpinan Cabang

Tangerang Selatan – Pimpinan Cabang IPNU & IPPNU Menggelar diskusi kepemudaan di acara Ngaji Kamulyan yang rutin diselenggarakan setiap malam senin di Posko NU Peduli Tangsel, ciputat Kota Tangerang Selatan. (06/09/2020) Pada Kesempatan ini, PC IPNU & IPPNU mengundang Narasumber yakni Bapak Ir. E. Wiwi Martawijaya, M.Si Selaku Kadispora Tangsel. Menurut Aldi Gunawan selaku Sekretaris IPNU Tangsel memberikan penjelasanan bahwasanya untuk meningkatkan jejaring kepemudaan perlu sekali diskusi bersama dengan para pemangku jabatan yang ada dibidangnya agar dalam memperoleh informasi terkait kepemudaan ini utuh dan tidak terpotong.

“Saya berterima kasih kepada Bapak Ir. Wiwi Martawijaya, M.Si yang telah meluangkan waktunya untuk hadir dan berdiskusi bareng sama pelajar-pelajar NU yang sederhana ini. Semoga kedepannya bisa selalu menjalin komunikasi untuk berkarya di kota tangerang delatan ini. Memang perlu sekali diskusi bareng Bapak Kadispora terkait daam meningkan jejaring kepemudaan di Kota Tangerang Selatan, Karena tujuannya menambah dan memeproleh informasi yang utuh dan Valid terkait kepemudaan yang berada di Kota Tangerang Selatan” Jelas Aldi.

Dalam penyampaian saat diskusi, Kadispora Ir. Wiwi Martawijaya memberikan arahan dan informasi terkait pemudan dan pelajar. Ia juga menyampaikan bagaimana cara membangun pemuda dan pelajar di Kota Tangerang Selatan.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepda PC IPNU-IPNU Tangsel, Karena sudah mengundang kami untuk berdiski bersama. Saya kira Jejaring itu harus dibangun bersama, tidak bisa dibangun sendiri perlu terapkan Moto Kota Tangerang Selatan (Cerdas, Modern, Religius) pada Visi diri sendiri/Organisasi. Disamping itu Jejaring Kepemudaan bisa didapat Jikalau Walikotanya mengerti tentang kepemudaan karena pemuda-pemuda inilah yang akan berkarya dan pemuda adalah pemilik masa depan.

Jejaring hanya dapat dibangun dengan komunikasi. baik komunikasi dengan pihak swasta maupun pemerintah. Dan itu harus di bangun mulai sekarang. Yang penting dimulai dari penguatan internal organisasi dan external organisasi ” Terang Wiwi Martawijaya.

Sementara itu Ketua Lazisnu Kiota Tangsel Rizky Subagia juga memberikan tambahan terkait bagaimana cara membangun jejaring. Disamping itu ia mengapresisi kepada IPNU dan IPPNU.

“Pemuda harus menjadi pendobrak dan penggerak organisasi-organisasi sehingga 2025 keluar pemimpin-pemimpin muda yang benar-benar visioner dan mencerminkan pemuda khususnya tangerang selatan. Untuk cara membangun jejaring pemuda adalah dengan memperbanyak silaturrahmi dan sinergy antara organisasi” okp khususnya di tangerang selatan sehingga terbentuk satu visi yang sama. Dan saya mengapresiasi ipnu dan ippnu yang sudah membangun jejaring melalui ngaji kamulyan ini” Ujar Rizky.

Sebelum acara Diskusi Kepemudaan, Kegiatan ini di mulai dengan Ngaji Kitab Kuning yang diampu oleh Gus Muhammad Zainul Arif, lalu dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Ad-Diba’i yang pada malam ini di pimpin oleh Group MT Remaja Al Hikmah dari Bambu Apus. Dalam ngaji kamulyan dan diskusi Kepemudaan juga dihadiri oleh Bapak K. Himam Muzahir Selaku Sekretaris PCNU, Bapak KH. Abdullah Masud Selaku Shohibul Bait dan Bedahara PCNU Tangsel merangkap Kabid Kepemudaan Kemenpora RI, Gus Ahmad Andi Wibowo Selakuku Pembina IPNU, Pengurus MWC NU, dan Badan Otonom NU. (Red/Afifuddin)