Pengurus dan Supir Truk Gelar Aksi di Pelabuhan Bakauheni, Gegara tiket online

LAMPUNG SELATAN — Para Supir dan Pengurus Truk penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni gelar aksi damai dipintu Tolgate Seaport Interdiction PT. ASDP Cabang Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (16/4/2020) malam.

Aksi yang diikuti kurang lebih 1000 massa gabungan Petruk dan para supir yang berlangsung sekira pukul 20.50 WIB dipicu kebijakan pemberlakuan pembelian tiket online menggunakan aplikasi android oleh pihak PT. ASDP.

Aksi protes pengurus truk yang diakibatkan memberlakukan tiket online yang setiap malam oleh PT. ASDP Bakauheni Lampung Selatan yang menyebabkan kemacetan.

“Sementara PT ASDP Bakauheni memberlakukan sistem tiket online dengan membuka Tolgate tiket Elektronik Toll cuman satu loket. Hingga terjadi kemacetan pajang dan pengurus truk melakukan proses untuk membuka pintu Tolgate yang menggunakan kartu elektronik,” ujar salah satu pengurus mobil kepada media melalui telefon selulernya.

Hal senada dikatahan pengurus lainnya. Dimana kata Hamdi, sejak dilakukan aski oleh Petruk dan para supir, pelabuhan bakauheni tidak beropersi dan

“Belum ada yang masuk, Pintu Tolgate dijaga dan para supir belum mau masuk jika malam ini tidak ada penyelsaian,” jelasnya.

Kemudian lanjut Hamdi, pihaknya bersama rekan lainnya hingga pukul 23.00 WIB masih menunggu dan menutup Tolgate dan pkendaraan tidak ada yang masuk pelabuhan.

“Masih menunggu keputusan hasil audensi yang saat ini sedang berlangsung antara pengurus dan pihak ASDP Cabang Bakauheni Lamsel,” tutupnya.

Sementara itu, dilain sisi, akibat aksi tersebut menyebabkan kemacetan yang panjang mencapai kurang lebih 5 KM di Jalinsum Bakauheni Lamsel.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Pihak PT. ASDP Cabang Bakauheni Lamsel.

(Wira)